Intip 2 Harimau Sumatera Terpapar Covid

Meskipun hingga saat ini, kata Endah, masih belum ada perawat dari Tino dan Hari yang dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan tracing. JAKARTA, KOMPAS.com – Dua harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, dilaporkan terinfeksi Covid-19. Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi Hong Kong juga mengatakan, tes berulang kali sudah dilakukan terhadap anjing tersebut. Pada akhirnya, anjing ras Pomeranian itu dinyatakan tertular COVID-19, dan virus yang menyerangnya tergolong jinak menurut otoritas Hongkong. Hewan pertama mulai menunjukkan gejala pada 27 Maret, awalnya semuanya baik-baik saja dan ia diperkirakan akan pulih, kata kebun binatang, yang telah ditutup untuk umum sejak sixteen Maret di tengah merebaknya wabah coronavirus di New York.

Melansir dari situs Center for Diseases Control and Prevention , sejumlah penelitian menunjukkan bahwa hewan terinfeksi virus corona akibat melakukan kontak erat dengan manusia yang positif Covid-19. Dalam banyak kasus, kondisi ini masih mungkin terjadi meski pengasuh hewan telah mengenakan alat pelindung diri. “Salah satu harimau Sumatera bernama Tino yang berusia 9 tahun mengalami sakit dengan gejala klinis sesak napas, bersin, keluar lendir dari hidung, dan penurunan nafsu makan,” ungkap Suzi.

Dua harimau positif terinfeksi covid

Menurut Anies, berdasarkan penjelasan dari perawat satwa di Ragunan, Hari dan Tino tampak bergejala seperti flu, lemas, dan sesak nafas. Menurutnya, berdasarkan penjelasan dari perawat satwa di Ragunan, Hari dan Tino tampak bergejala seperti flu, lemas, dan sesak nafas. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menyempatkan diri menengok dua harimau tersebut.

The Centers for Disease Control masih belum menerima laporan dari hewan yang terinfeksi. Studi ini menemukan bahwa virus juga menyebar ke kucing di kandang terdekat, kemungkinan melalui tetesan pernapasan. Ia menyebut, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan Situs Bola Online beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta, turut meninjau langsung perkembangan kondisi kedua harimau Sumatra tersebut. Anies Baswedan menegaskan vaksinasi Covid-19 menjadi persyaratan administrasi untuk masyarakat yang melakukan kegiatan atau aktivitas di Jakarta.

Adik Nadia, dua harimau Siberia, dan tiga singa Afrika juga menderita batuk dan kehilangan nafsu makan, meskipun mereka belum diuji. “Ini adalah pertama kalinya, sepengetahuan kami, bahwa seekor binatang sakit karena COVID-19 dari seseorang,” kata Paul Calle, kepala dokter hewan untuk Kebun Binatang Bronx dikutip dari nationalgeographic. Maka dari itu, WCS mengambil tindakan tegas dengan menutup kebun binatang sejak 16 Maret. Adapun, delapan hewan lain di New York juga dikonfirmasi positif mengidap virus corona baru.

Dia mengaku sengaja menjenguk dua harimau Sumatera tersebut usai berkeliling meninjau vaksinasi Covid-19 di Jakarta. Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan tidak ada pilihan selain mengisolasi mandiri dua harimau ini. AniesBaswedan mengatakan tidak ada pilihan selain mengisolasi mandiri dua harimau ini.